Senin, 23 Februari 2015

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen

1 komentar
Setelah sekian lama ditiadakannya program KKN di UNS, akhirnya dibuka kembali pada libur semester genap (6) tahun lalu (2014) dan saya adalah salah satu pesertanya. Peserta angkatan pertama, bersama kedelapan teman-teman dari berbagai jurusan, kami ditempatkan di desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Kesan pertama waktu datang ke desa ini, emmmm asri dan berkelok-kelok (jalannya) menurutku. Desanya tidak terlalu pelosok, tapi cukup susah sinyal Ind*s*at (waktu itu, kebetulan saya pakainya kartu itu. hehe). Jalannya sudah bagus (Sepanjang kami melakukan kunjungan diberbagai tempat disana). Warganya ramah-ramah. Lokasinya dekat dengan waduk Kedung Ombo loh.. 
Waduk Kedung Ombo

Waktu itu, saya beserta rombongan ditawari oleh kepala desa untuk menempati gedung Puskesmas Pembantu (pustu) yang sudah tidak terpakai atau tinggal di tempatnya sekdes sebagai tempat tinggal kami selama kurang lebih 40 hari di sana. Setelah melakukan diskusi kelompok, kami memutuskan untuk menempati pustu sebagai rumah kami selama di sana. Di dalam pustu ada 3 kamar, 2 kamar mandi. jadi, tempat ini sangat-sangat cukup untuk ditempati kami bersembilan yang dua diantaranya berjenis kelamin laki-laki. hehehe 

Hari-hari pertama KKN di sana, emmm krik-krik sekali. Jujur, saya beserta kelompok masih bingung memulai kegiatan yang sudah kami rancang sebelumnya. Maklum saja, pendatang baru berasa asingnya. Satu hari, dua hari, ahhh rasanya belum cukup untuk beradaptasi. Untungnya, warga di sana ramah-ramah, welcome dengan kami, sehingga pada akhirnya kami dapat berbaur dengan warga. Selain itu, ada juga lucunya KKN (yang sekarang semakin lucu kalau diingat), itu ketika bingung nentuin tempat tarawih karena banyaknya mushola. Lalu ketika kran mati, dan kami harus menimba, ngangkat air dari sumur ke kamar mandi, saat itu pokoknya kita-kita harus ngirit air, sampe-sampe suatu hari mandinya di tempat warga baik hati yang nawarin kamar mandinya buat dipakai mandi sejenak untuk saya beserta teman (y). Terus, saat masak sendiri yang mana minim bakat masak, ini nih yang bikin salah fokus, tiap hari bukannya ndiskusiin apa gitu, ehhh malah ndiskusiin menu buat buka sama sahur, kadang sampai debat panjang karena bedanya selera, haha disini saya merasa lucu. Kalau inget nyengir deh, pasti. Kemudian, ketiaka kami  harus jalan dari mana ke mana karena kurangnya kendaraan, ini nih yang bikin saya akhirnya membawa motor setelah cuti pulang buat lebaran, seneng banget karena dapat terhindar dari bis, mobil, dan sebangsanya (hahaha i love motorcycle very much). 

Selebihnya, program kami alhamdulilah lancar dengan adanya dukungan dari warga serta dosen pembantu lapangan (DPL) kami.  Beberapa kegiatan yang kami lakukan selama 40 hari disana:

Kegiatan Posyandu
(masih) Kegiatan Posyandu


Sosialisasi di sela kegiatan posyandu
Sosialisai di Balai Desa
Kegiatan Menanam Tanaman Obat

Tanaman Obat





TPA dan Bukber
Belajar Bersama
Kumpul Karang Taruna (Membahas Acara 17-an)


Sosialisasi ke SD & SMP
Kerjasama dengan BKKBN (Pengadaan Bak Sampah)

Lomba 17 Agustus (Makan Krupuk)

Lomba 17 Agustus (Tarik Tambang)

yang ini saya lupa namanya, pokoknya main sepak bola pake sarung + sambil joget kalau musikny lagia diputer


Lomba Masukin Paku dalam Botol

Lomba Mewek

Lomba Mencari Koin dalam Tepung

Lomba Volly

Main Layangan ceritane

Lomba Makan Lombok




#Flashback KKN di Ngargotirti, Sumberlawang, Sragen. Sekarang menjadi desa penuh kenangan yang tak terlupakan. hehehe  asik asik :D



Senin, 02 Februari 2015

PEMBUATAN SULAMAN BENANG PADA TAPLAK MEJA

1 komentar


PEMBUATAN SULAMAN BENANG PADA TAPLAK MEJA

Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Pembelajaran Keterampilan
Dosen pengampu: Tri Saptuti, M. Pd.



UNS
 











DISUSUN OLEH:
VRENING SWASTYKA
K7111225/ 32
VI B

PROGRAM S1 PGSD KAMPUS KEBUMEN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2014


CARA PEMBUATAN TAPLAK MEJA
DENGAN HIASAN SULAMAN BENANG

A.  ALAT DAN BAHAN
ALAT
BAHAN
1.      Gunting

1.Benang Sulam
2.      Jarum

2.Kain Tetron (45 cm x 50 cm)
3.      Blengker/ Pemidang

3.Sablon warna putih



B.     LANGKAH KERJA
1.      Menyiapkan alat dan bahan.
2.      Membuat sketsa pada kain yang telah disediakan sebelumnya dengan menggunakan sablon untuk menjiplak gambar/pola yang diinginkan agar gambar/pola yang dihasilkan lebih rapih.
3.      Menyiapkan blengker/pemidang, melonggarkan sekrupnya, melepaskan kedua lingkarannya. Kemudian meletakkan lingkaran yang putih (yang ukurannya lebih kecil) pada dasar kain yang akan disulam dan lingkran hijau (yang ada sekrupnya) pada bagian atas.
4.      Memasukkan benang sulam pada lubang jarum dan mengatur panjang benang.
5.      Menusukkan jarum dari bagian buruk (belakang) ke bagian baik (depan) kain dimulai dari pola gambar yang paling ujung.
6.      Mengkombinasikan berbagai macam tusuk dasar (dalam hal ini saya menggunakan tusuk rantai, tusuk pipih, tusuk balut, tusuk tangkai, tusuk flanel, tusuk jelujur, tusuk buhul dan tusuk tikam jejak) agar sulaman terlihat lebih indah.
7.      Menggunakan tusuk rantai untuk membuat tepi pada pola/ gambar, agar terlihat lebih rapih.
8.      Menyulam kain sesuai dengan pola gambar sampai membentuk pola yang diinginkan.
9.      Memberi bingkai pada tepi kain dengan agar taplak meja terlihat rapih dan lebih indah.
10.  Taplak meja siap digunakan.







C.    FOTO PEMBUATAN






 





MEMBUAT POLA





MEMASANG BLENGKER/ PEMIDANG





MEMASUKAN BENANG PADA JARUM
Membuat sulaman sesuai pola dengan menggunakan berbagai macam tusuk dasar









 





Tusk rantai (pada tepi pola)
Tusuk Flanel (Pada bagian warna ungu atas)
Tusuk Pipih (Pada bagian warna biru dan ungu bawah)
 




Tusuk Rantai (Pada pola gambar kranjang)
Tusuk Pipih (Pada pola gambar rok)






Tusuk Buhul (pada beberapa bunga)
Tusuk tangkai (Pada tangkai daun dan pada bagian yang warna hijau)
Tusuk jelujur dan tusuk tikam jejak (pada hiasan bagian atas rumah)
Tusuk Balut (Pada bagian samping pola gambar rumah)
Tusuk Rantai (Pada bagian tepi pola gambar)











TAPLAK MEJA SIAP DIGUNAKAN J

 

Notes Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template