Senin, 09 Juni 2014

Gubahan lagu dan jembatan keledai

0 komentar


SOFT TECHNOLOGY

Materi                          : Alat Indra Manusia
Kelas/ Semester           : 4/ II

A.    Latar Belakang
Otak manusia memiliki tempat untuk menyimpan memory yang dapat digunakan disaat-saat tertentu. Memori tersebut terkadang sulit dibuka kembali karena sudah terlalu banyaknya memberi yang tersimpan. Begitupun dengan materi pelajaran, ada kalanya materi tersebut perlu kita ingat dan memunculkannya ketika diperlukan untuk sekedar menjawab pertanyaan atau untuk pengetahua. Kemampuan tiap anak untuk mengingat bebeda-beda, ada anak yang hanya membaca kalimat dapat langsung hafal, ada juga anak yang sulit untuk menghamfal. Untuk itu, diperlukan suatu alternatif yang dapat memudahkan siswa untuk mengingat suatu materi tanpa menghafalnya secara utuh. Alteratif kali ini dibuat dalam bentuk soft teknologi pembelajaran berbentuk gubahan lagu dan jembatan keledai.
Gubahan lagu selain untuk mempermudah proses mengingat, dapat  pula digunakan untuk menarik perhatian siswa dan membangkitkan semangat belajar dengan bernyanyi. Sedangkan jembatan keledai, digunakan untuk mengingat suatu materi pembelajaran dengan kalimat yang singkat dan praktis. Untuk itu, pada kesempatan kali ini penyusun membuat suatu gubahan lagu dan jembatan keledai sebagai bentuk partisipasi dalam dunia pendidikan.

B.     Materi
Alat indra atau panca indra manusia ada 5, yaitu lidah, kulit, telinga, mata, dan hidung. Tiap-tiap alat indra memiliki fungsinya masing-masing. Fungsi alat indra antara lain:
1.      Lidah digunakan untuk merasakan rasa suatu makanan.
2.      Kulit digunakan untuk meraba
3.      Telinga digunakan untuk mendengarkan suatu suara.
4.      Mata digunakan untuk melihat.
5.      Hidung digunakan untuk membau.

C.    Soft technology (Softech)
1.      Gubahan Lagu
Gubahan lagu ini dibuat berdasarkan lagu “Anak Kambing Saya”. Lagu “Anak Kambing Saya” merupakan salah satu lagu nusantara yang berasal dari NTT (Nusa tenggara Timur). Untuk menyesuaikan dengan materi mengenai alat indra,  maka liriknya diubah dengan lirik yang berkaitan dengan alat indra. Sehingga dinamakan gubahan lagu dari lagu “Anak Kambing Saya”. Untuk lebih jelaskan dibawah ini adalah lirik asli dari lagu “Anak Kambing Saya”:
a.       Lirik lagu “Anak Kambing Saya”
Mana dimana anak kambing saya
Anak kambing tuan ada di pohon waru
Mana dimana jantung hati saya
Jantung hati tuan ada di kampung baru

Caca marica he hei
Caca marica he hei
Caca marica ada di kampung baru

Caca marica he hei
Caca marica he hei
Caca marica ada di kampung baru

b.      Lirik lagu gubahan dari lagu “Anak Kambing Saya”
Alat alat indra itu ada lima
Kelima-limanya punya fungsi berbeda
Yang pertama itu lidah lah perasa
Yang kedua ada kulit untuk meraba
Telinga untuk mendengar
Mata untuk melihat
dan juga hidung untuk membau

Telinga untuk mendengar
Mata untuk melihat
dan juga hidung untuk membau

2.      Jembatan Keledai
Langkah-langkah:
1.      Jembatan keledai mengenai “Alat Indra Manusi” dibuat dengan mengambil kalimat  dari masing-masing alat indra, seperti:
Lidah untuk merasa
Kulit untuk meraba
Telinga untuk mendengar
Mata untuk meliat
Hidung untuk membau

2.      Kemudian, dari kalimat kalimat tersebut diambil kata kuncinya, seperti:
Lidah-rasa                  =          lisa
Kulit-raba                  =          kur
Telinga-dengar          =          tedeng
Mata -lihat                 =          tali
Hidung-bau               =          hiba
3.      Diperoleh jembatan keledai sebagai berikut:
LISA KUR TEDENG TALI HIBA

byvrening :)

Rabu, 04 Juni 2014

RPP Bahasa Jawa (Nulis Layang) V/1

0 komentar


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


Sekolah                                      : SD Negeri 1 Makmur Sekali
Kelas/Semester                          : V/I
Mata Pelajaran                           : Bahasa Jawa
Materi Pokok                             : Nulis Layang
Alokasi Waktu                           : 2 x 35 Menit ( 1 x Pertemuan)
Hari, Tanggal Pelaksanaan         : Kamis,  3  April 2014


A.    STANDAR KOMPETENSI:
4.      Mampu menulis karangan dengan pikiran dalam berbagai ragam bahasa jawa dan jenis karangan tertentu sesuai kaidah bahasa.

B.       KOMPETENSI DASAR:
4. 2. Menulis surat yang berisi pendapat atau gagasan (argumentasi).

C.      INDIKATOR:
4.2.1      Menjelaskan bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa (Perangane Layang).  Kognitif
4.2.2      Menunjukkan bagian-bagian surat melalui permainan tebak kata. Psikomotor
4.2.3      Menulis surat untuk teman. Kognitif
4.2.4      Menumbuhkan sikap saling menjaga tali persaudaraan antar kerabat dekat maupun kerabat jauh. Afektif

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.    Melalui penjelasan dari guru mengenai bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa, siswa dapat menjelaskan bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa dengan benar. (Kognitif)
2.    Melalui tanya jawab menggunakan model tebak kata mengenai bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa dengan permainan tebak tebakan menggunakan “kotak petunjuk”, siswa dapat mmenujukkan bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa dengan benar. (Psikomotor)
3.    Melalui penugasan mengenai urutan bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa, siswa dapat menulis surat untuk teman dalam Bahasa Jawa sesuai dengan urutan bagian-bagian surat dengan tepat. (Kognitif)
4.    Melalui penugasan mengenai membuat surat untuk teman, siswa dapat menumbuhakan sikap saling menjaga tali persaudaraan baik dengan kerabat dekat maupun dengan kerabat jauh dengan benar. (Afektif)

E. MATERI PEMBELAJARAN
Nulis Layang
Nulis layang dueni fungsi kanggo menehi informasi kangga wong liya ugi kanggo njaga tali silahturahmi karo kanca utawi kerabat. Dadi, sanajan jarake adoh,tetep ana silahturahmi kang raket.
Nulis layang iku kedadean saka 9 perangan, yaiku:
1.    Papan lan titi mangsa: yaiku nelakake papan lan wektu panulisaning layang.
2.    Satata basa: yaiku, alamat layang kang meh dikirimke. Satata basa bisa katulis ing pojok tengen utawa kiwa ing sangisore papan lan titi mangsa.
3.    Adangiyah: yaiku, tembung pamuji rahayu. Upamane :
a.    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
b.    Ingkang sembah pangabekti.
c.    Tansah winantu suka basuki.
d.   Katentreman lan karahayon.
e.    Sembah sungkem, lan sak panunggalane.
4.    Purwaka/ Pembuka: nelakake kabar kaslametane kang kirim layang lan pangarep-arep supaya kang dikirimi uga slamet.
5.    Surasa basa: isine layang utawa kekarepane layang.
6.    Wasana basa: pungkasaning layang.
7.    Paprenahan: asale layang saka sapa.
8.    Tapak asma / tandha asma: tanda tangan kang gawe layang.
9.    Asma terang: asma terang sing gawe layang.
Saka 9 perangane layang punika, ing ngisor iki tuladha nggawe layang kanggo kanca, kayata:

(1)   Surabaya, 1 Januari 2008

(2) Kanggo:
Anita Ratnasari
Jl. Slamet Riyadi No.5

(3) Assalamu’alaikum Wr. Wb.
(4)         Kabar keslametan kang miwiti panulisan layang iki. Muga-muga kowe ing Surakarta uga tansah diayomi dening Gusti ingkang Maha Agung.
(5)        Kajaba saka iku, kanthi layang iki aku menehi kabar menawa preinan semester siji iki aku arep ing Surakarta. Ing Surakarta saperlu sowan menyang daleme simbah.
       Aku menyang daleme simbah kira-kira tanggal 15 nganti 20 Januari 2008. Sesuk aja lali kowe menyang daleme simbahku ya!. Tulung kanca-kanca dikandhani lan aku nunggu balesanmu.
(6)        Wusana cukup semene, mbok menawa ana tembung-tembung kang kurang trep, aku njaluk pangapurane, lan aturna sungkemku kagem bapak, ibumu.
Wassala’mualaikum Wr. Wb.


(7)   Kancamu,
(8)  
(9)      Frida





F.       PENDEKATAN, MODEL, METODE, DAN MEDIA PEMBELAJARAN
1.         Pendekatan
·      Pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif)
2.         Model Pembelajaran
·      Tebak Kata
Langkah-langkah Model Tebak Kata:
a.       Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi.
b.      Guru mempersiapkan kotak petunjuk yang berisi petunjuk untuk membantu apa kata yang akan ditebak.
c.       Guru menunjuk satu orang siswa untuk memulai permainan tebak kata.
d.      Siswa mengambil petunjuk pada kotak petunjuk dan membacanya di depa kelas.
e.       Siswa lain diberi kesempatan untuk menebak dengan cara mengacungkan jari terlebih dahulu.
f.       Siswa yang berhasil menebak, mengambil kotak petunjuk pada kotak petunjuk dan membacanya seperti siswa sebelumnya.
g.      Siswa yang diberi kesempatan untuk menebak. Begitu seterusnya.
3.         Metode Pembelajaran
a.    Ceramah
b.    Tanya Jawab
c.    Penugasan
4.      Media Pembelajaran
a.    Slide PPT contoh surat untuk teman kanggo dalam Bahasa Jawa
b.    Kotak Petunjuk “Bagian-bagian surat dalam Bahasa Jawa”
c.    Lembar Kerja Siswa (LKS)

G.      LANGKAH PEMBELAJARAN:
1.         Kegiatan Awal (± 10 menit)
a.    Salam Pembuka
“Assalamu’alaikum Wr.wb.”
“Sugeng enjing lare-lare.”
“Pripun kabare dinten puniki?”
b.    Berdo’a
“Untuk mengawali kegiatan pembelajaran kita pada hari ini, marilah kita berdoa bersama terlebih dahulu. Silahkan ketua kelas memimpin teman-temannya untuk berdoa bersama-sama.”
c.    Mengecek kehadiran
Adakah teman kalian yang tidak masuk hari ini?”
Jika tidak ada yang absen:
Ya, bagus. Semuanya rajin berangkat sekolah, tingkatkan semangat kalian ya!”
Jika ada yang absen:
“Ya, kita doakan bersama semoga teman kita yang tidak hadir segera dapat hadir belajar bersama kita kembali.
d.   Apersepsi
·      Guru mengingatkan tentang materi sebelumnya.
“Ing pertemuan kala wingi, kito sesarengan sampun sinau ngenani wangsalan.Cobi sinten ingkang saged menehi tuladha ngenani wangsalan?”
·      Guru memperlihatkan secara sekilas contoh surat untuk teman dalam bahasa jawa yang akan dibahas pada pertemuan kali ini.
Nah, sekarang lihatlah! Di layar ada contoh surat untuk teman dalam bahasa jawa. Siapa yang pernah membuat surat untuk teman?”
e.    Acuan
“Hari ini kita akan belajar mengenai membuat surat untuk teman (nulis layang kanggo kanca). Ibu harap setelah pembelajaran ini selesai, anak-anak dapat menjelaskan secara urut peperangane layang/ bagian-bagian surat, dapat menunjukkan bagian-bagian surat, dapat membuat surat untuk teman, serta dapat menjaga tali persaudaraan antar kerabat.”
f.     Motivasi
“Sebelum kita memasuki materi lebih lanjut, mari kita menyanyi terlebih dahulu untuk membangkitkan semangat kita pada pagi hari ini.”
Lagu Gubahan “Dondong Apa Salak” bait pertama:
Dondong apa salak,
duku cilik-cilik
Ngandong apa mbecak
Mlaku thimik-thimik
Ayo sesarengan
Blajar basa jawa
Nulis layang kangga
Kanca-kanca sedaya

2.         Kegiatan Inti ± 50 menit
a.    Eksplorasi
1)        Guru menjelaskan bagian-bagian surat (perangane layang).
2)        Guru memperlihatkan media slide contoh surat untuk teman dalam bahasa jawa.
3)        Guru menjelaskan hal-hal penting yang ada pada contoh surat yang ditampilkan.
4)        Guru bertanya mengenai isi surat yang ditampilkan.
b.   Elaborasi
1)        Guru menjelaskan langkah-langkah permainan tebak kata mengenai bagian-bagian surat dalam bahasa jawa yang akan dilakukan.
2)        Siswa melakukan permainan tebak kata mengenai bagian-bagian surat dalam bahasa jawa.
3)        Siswa membuat surat untuk teman pada lembar kerja siswa (LKS) yang telah disediakan dan dikumpulkan kepada guru.
4)        Siswa  menunjukkan sikap saling menjaga tali persaudaraan antar kerabat dengan surat menyurat.
c.    Konfirmasi
1)        Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang belum dimengerti.
2)        Siswa bersama guru menyimpulkan hasil kegiatan.
3)        Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa yang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran agar dipembelajaran berikutnya dapat ikut aktif, dan memotivasi siswa yang sudah aktif agar tetap mempertahankan keaktifannya dan semangatnya dalam mengikuti pelajaran.

3.         Kegiatan Akhir (± 10 menit)
a.  Siswa mencatat hal-hal yang penting dari materi pelajaran.
b.  Siswa bersama guru menyimpulkan materi pelajaran yang telah dilakukan.
c.  Siswa melaksanakan evaluasi dan analisis hasil evaluasi berdasarkan KKM.
d. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR) untuk
e.  Guru memberikan pesan moral kepada siswa.
f.   Siswa bersama guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa
g.  Siswa menjawab salam dari guru.

H.      SUMBE R PEMBELAJARAN
Naufal Fery Febryansyah. 2013. Bagaian Surat dan Contoh Surat dalam Bahasa Jawa. Di Unduh dalam http://tunderst.blogspot.com/ 2013/09/bagian-surat-dan-contoh-surat-dalam.html Pada Tanggal 30 Maret 2013

Subagyo, Suyanto. I. T., Trimo, Kadarsih, dan Sutrisno. 2006. Ramen Basa Jawa Kanggo Sekolah Dasar Kelas V. Jakarta: Erlangga
Sutopo dan Joko S. 2008. Dinasti Basa Jawa Kanggo SD/MI Kelas 5 Semester 1. Sukoharjo: Karya Baru Mandiri

I.         PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT:
1.    Penilaian:
a.       Penilaian Proses
No.
Nama Siswa
Aspek yang diamati
Skor Akhir
Ket.
Keaktifan
Kedisiplinan
Tanggung Jawab
1






2






3






4






5






6






7






8






9






10






11






12






dst






 Skor Kuantitatif ( angka max 80 per aspek )
Kriteria Penilaian
1)   Keaktifan
a)   Aktif  dalam kegiatan pembelajaran.
b)   Aktif berkomunikasi dengan teman.
c)   Aktif melakukan tanya jawab tentang materi.
d)  Aktif mengerjakan tugas.
2)   Kedisiplinan
a)   Mengikuti pelajaran dengan tertib.
b)   Mengerjakan tugas sesuai petunjuk.
c)   Menyelesaikan tugas tepat waktu.
d)  Bertanya dengan menunjukkan jari.
3)   Sikap Tanggung jawab
a)   Mampu menghargai pendapat rekannya.
b)   Mampu menerima saran dan tanggapan teman.
c)   Mampu menunjukkan sikap sopan  dan tenang ketika melakukan permainan.
d)  Mampu menunjukkan penghargaan kepada rekannya.
Keterangan:
   80           = A
   70           = B
   60           = C
   50           = D
Nilai A jika memenuhi 4 kriteria
Nilai B jika memenuhi 3 kriteria
Nilai C jika memenuhi 2 kriteria
Nilai D jika hanya memenuhi 1 kriteria.

b.      Penilaian Hasil
                                                1)      Prosedur penilaian             : proses dan hasil
                                                2)      Jenis tes                             : tertulis
                                                3)      Bentuk tes                         : uraian
                                                4)      Rambu-Rambu Soal, Kunci Jawaban dan Pernilaian
a)      Rambu-rambu soal:
  Kerjakan soal berikut ini!
1.        Wektu penulisaning layang jenenge...  
2.        Panggonane satata basa ana ing...           
3.        Surasa basa yaiku...
4.        Pungkasaning layang jenengane....
5.        Horizontal Scroll:   Surabaya, 1 Januari 2008

Kanggo:
Anita Ratnasari
Jl. Slamet Riyadi No.5

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
        Kabar keslametan kang miwiti panulisan layang iki. Muga-muga kowe ing Surakarta uga tansah diayomi dening Gusti ingkang Maha Agung.
       Kajaba saka iku, kanthi layang iki aku menehi kabar menawa preinan semester siji iki aku arep ing Surakarta. Ing Surakarta saperlu sowan menyang daleme simbah.
       Aku menyang daleme simbah kira-kira tanggal 15 nganti 20 Januari 2008. Sesuk aja lali kowe menyang daleme simbahku ya!. Tulung kanca-kanca dikandhani lan aku nunggu balesanmu.
       Wusana cukup semene, mbok menawa ana tembung-tembung kang kurang trep, aku njaluk pangapurane, lan aturna sungkemku kagem bapak, ibumu.
Wassala’mualaikum Wr. Wb.

Kancamu,
 
  Frida


Gawea tuladhane adangiyah!      
Tuladha layang kanggo soal nomer 6 lan 7.
























6.        Apa isi pokok saka penggalan layang ing ndhuwur?
7.        Kapan Frida meh dolan menyang nggone simbahe?
8.        “Pembuka-papan lan titi mangsa-surasa basa-satata basa- paprenah- adangiyah- tapak asma- asma terang-wasana basa”.
Urutna perangane layang ing dhuwur!    
9.        Njaga silahturahmi bisa nganggo akeh cara, salah sijine nggango cara nulis...
10.    Adi pingin ngabari kahanane maring kancane sing ana ing bedha kota. Amargi Adi sibuk golet rejeki, Adi ora ana wektu kanggo dolan maring umahe, dadi Adi gawe surat kanggo kancane iku. Wacana iku mbuktiake menawa nulis layang luwih efisien ketimbang...

b)        Kunci Jawaban
1.        Titi Mangsa
2.        Sebelah kiwa utawa tengen ana ing ngisore papan lan titi mangsa.
3.        Isine layang
4.        Wasana basa
5.        Assala’mualaikum Wr. Wb
6.        Rencana preinan semester siji meh menyang umahe simbah ing Surakarta.
7.        Tanggal 15 nganti 20 Januari 2008
8.        Papan lan titi mangsa-satata basa-adangiyah-pembuka-surasa basa-wasana basa-peprenah-tapak asma-asma terang.
9.        Layang
10.    Nekani umahe langsung.




c)  Teknik Penilaian
 Tiap jawaban benar skor 2 = 2 x 10 = 20         
 Jumlah skor                                        = 20
Skor maksimal                               = 20


Skor akhir  = skor perolehan x 100     
                                        skor maksimal
                      =   20 x 100    = 100
                        20


Daftar Skor Hasil
No.
Nama Siswa
Nilai
Keterangan
1



2



3



4



5



6



7



8



9



10



11



12



dst




Keterangan diisi tuntas atau belum tuntas.


2.    Tindak Lanjut
a.       Kegiatan remidi dilaksanakan apabila nilai siswa kurang dari KKM yaitu 75.
b.      Kegiatan pengayaan dilaksanakan apabila nilai siswa lebih dari atau sama dengan KKM yaitu 75.
c.       Analisis hasil dapat dilaksanakan pada waktu belajar atau setelah pembelajaran selesai dan pelaksanaan tindak lanjut diserahkan kepada guru.


Kebumen,  3  April 2014

         Kepala Sekolah SDN 1 Makmur Sekali                       Guru Kelas IV



.....................................                                        Vrening Swastyka
NIP. 123456 170845 2 002                                        K7111225
 

Notes Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template